Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan signifikan di Indonesia. Kekurangan zat besi dan kurangnya pengetahuan tentang nutrisi menjadi faktor yang memengaruhi tingginya prevalensi anemia. Desa Sei Limbat merupakan salah satu wilayah dengan akses terbatas terhadap informasi kesehatan reproduksi, termasuk pengetahuan tentang nutrisi untuk mencegah anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang nutrisi dalam upaya pencegahan anemia di Desa Sei Limbat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 40 ibu hamil dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi. Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 70% ibu hamil memiliki pengetahuan rendah tentang nutrisi pencegahan anemia. Selain itu, 65% ibu hamil terdeteksi mengalami anemia ringan hingga sedang berdasarkan pemeriksaan Hb. Hasil juga menunjukkan hubungan pola konsumsi makanan rendah zat besi dengan status Hb yang rendah. Sebagian besar ibu hamil di Desa Sei Limbat memiliki pengetahuan rendah tentang nutrisi pencegahan anemia dan sebagian besar responden mengalami anemia. Perlunya edukasi berkelanjutan mengenai nutrisi kaya zat besi, peningkatan konsumsi pangan lokal seperti pakis sayur, daun kelor, ikan sungai, dan hati ayam, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan dan kader gizi dalam memberikan penyuluhan kepada ibu hamil.
Copyrights © 2026