Stroke iskemik ringan dan TIA berisiko tinggi memiliki risiko kekambuhan dini signifikan dalam 72 jam, memerlukan strategi pencegahan sekunder optimal di setting terbatas seperti Indonesia. Mengevaluasi efektivitas dan keamanan dual antiplatelet therapy (DAPT) versus monoterapi aspirin. Evidence-Based Case Report dengan systematic literature review mengikuti panduan PRISMA.nEnam RCT berkualitas tinggi (n>23.000) tahun 2020-2025 pada stroke ringan akut (NIHSS ≤5) atau TIA berisiko tinggi onset ≤72 jam. Instrumen dan Analisis: Checklist CASP dan penilaian GRADE dengan sintesis naratif.l: DAPT menurunkan signifikan stroke rekuren dan deteriorasi neurologis dini, dengan manfaat puncak minggu pertama dan risiko perdarahan rendah yang dapat diterima. DAPT selektif jangka pendek (7-21 hari) direkomendasikan untuk pasien berisiko tinggi guna optimalisasi pencegahan sekunder.
Copyrights © 2026