Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, mendorong merek untuk mengadopsi strategi Digital Public Relations yang berorientasi pada kedekatan emosional audiens. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah pesan human interest yang menekankan nilai kemanusiaan, keaslian, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. RUCAS sebagai merek fesyen lokal Indonesia menerapkan pendekatan ini melalui kampanye “Everyone Can Be Cool” di TikTok dengan menampilkan individu non-selebritas sebagai representasi audiens nyata, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih autentik dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pesan human interest terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 100 pengguna TikTok yang pernah melihat kampanye tersebut. Pemilihan responden dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji hubungan antara variabel pesan human interest dan citra merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan human interest berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek RUCAS di TikTok. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589 menunjukkan bahwa pesan human interest memberikan kontribusi yang cukup besar dalam membentuk citra merek. Temuan ini menegaskan bahwa strategi Digital Public Relations berbasis pesan human interest efektif dalam membangun citra merek yang positif dan relevan bagi audiens media sosial, khususnya pada platform TikTok.
Copyrights © 2026