Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia telah menghadapi tantangan signifikan terkait praktik kecurangan (fraud) sejak implementasinya pada tahun 2014. Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menelaah integrasi antara sistem informasi dan pendekatan kebijakan dalam mencegah fraud pada program JKN. Penelitian ini menganalisis literatur yang ada mengenai mekanisme pencegahan fraud dalam sistem asuransi kesehatan Indonesia, dengan fokus pada peran teknologi informasi dan intervensi kebijakan dalam memerangi praktik kecurangan. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada berbagai basis data, termasuk PubMed, Scopus, Google Scholar, serta basis data akademik nasional Indonesia, mencakup publikasi antara tahun 2014 hingga 2024. Kata kunci pencarian meliputi kombinasi istilah seperti “ Indonesia”, “ JKN”, “ BPJS”, “ health insurance fraud”, “ information system”, dan “ fraud prevention”. Hasil tinjauan mengidentifikasi beragam bentuk fraud yang memengaruhi program JKN, termasuk kecurangan klaim, pemalsuan identitas, serta pelanggaran yang dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan. Intervensi berbasis sistem informasi, seperti pemantauan secara real-time, analisis data, dan sistem verifikasi digital, menunjukkan potensi besar dalam mendeteksi serta mencegah terjadinya fraud. Sementara itu, pendekatan kebijakan seperti kerangka regulasi, sistem sanksi, serta mekanisme koordinasi antar-pemangku kepentingan diidentifikasi sebagai komponen penting dalam strategi pencegahan fraud yang komprehensif. Pendekatan terpadu yang mengombinasikan sistem informasi yang kuat dengan kerangka kebijakan yang efektif menjadi krusial dalam mencegah praktik fraud pada program JKN. Penelitian di masa mendatang perlu difokuskan pada pengembangan solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan konteks budaya serta mampu menjawab tantangan unik dalam sistem pelayanan kesehatan Indonesia.
Copyrights © 2026