Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bireuen menimbulkan gangguan serius terhadap keberlangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi ini menuntut kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi secara cepat agar proses pemulihan usaha dapat berlangsung efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen adaptif terhadap kecepatan pemulihan operasional UMKM pascabencana banjir bandang di Kabupaten Bireuen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui survei terhadap UMKM terdampak banjir bandang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert, dan data dianalisis menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen adaptif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecepatan pemulihan operasional UMKM. Indikator fleksibilitas pengambilan keputusan dan adaptasi strategi pemasaran merupakan faktor dominan yang mendorong percepatan pemulihan usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pemulihan UMKM pascabencana tidak hanya ditentukan oleh faktor finansial, tetapi sangat dipengaruhi oleh kapasitas manajerial adaptif pelaku usaha. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi manajemen adaptif sebagai strategi utama dalam program pemulihan UMKM pascabencana di Kabupaten Bireuen.
Copyrights © 2026