Studi ini untuk melihat apakah ketebalan mulsa organik kirinyuh berdampak pada kadar protein kasar (PK), serat kasar (SK), dan lemak kasar (LK) rumput mulato. Metode eksperimental dengan RAL 4 perlakuan 4 ulangan yaitu: M0= tanpa mulsa, M1= ketebalan 1 cm (520 gram/0,5625m2) M3= ketebalan 3 cm (1560 gram/0,5625m2), M5= ketebalan 5 cm (2600 gram/0,5625m2). Analisis data dengan Analisis Ragam dan uji Duncan. Hasilnya didapatkan kandungan Protein Kasar (%) M0: 11,01, M1: 13,55, M3: 13,09, M5: 11,52, Serat Kasar (%) M0: 21,6, M1: 20,2, M3: 20,8, M5: 20,5 dan Lemak Kasar (%) M0: 4,48, M1: 3,97, M3: 3,74, M5: 3,49. Analisis ragam mengindikasikan perlakuan berpengaruh signifikan (P<0,05) pada kadar PK, tetapi tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) pada SK dan LK rumput Mulato. Kesimpulannya bahwa mulsa organik Kirinyuh dengan ketebalan 1 cm mampu memberikan pengaruh yang tertinggi terhadap kandungan nutrisi rumput Brachiaria hybrid cv. Mulato.
Copyrights © 2026