Konstruksi kausatif merupakan fenomena linguistik universal yang melibatkan hubungan sebab-akibat, namun kurang diteliti pada bahasa Austronesia regional seperti bahasa Mukomuko di Bengkulu, Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan verba kausatif morfologis, analitik, dan leksikal dalam bahasa Mukomuko. Menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian menerapkan purposive sampling dari penutur asli di Kabupaten Mukomuko, dengan peneliti utama sebagai instrumen dan metode agih untuk analisis data. Pengumpulan data melibatkan elisitasi kalimat intuitif yang divalidasi oleh sesama penutur asli. Hasil menunjukkan tiga tipe kausatif: kausatif morfologis terbentuk dari prefiks nasal (ng-, ny-, n-, me-, m-) yang melekat pada verba intransitif (termasuk berprefiks be-, te-, di-) dan adjektiva dengan asimilasi fonologis sering terjadi; kausatif analitik menggabungkan verba utama seperti muek 'membuat', nyughuh 'menyuruh', nyebab 'menyebabkan' dengan verba pelengkap; serta kausatif leksikal melalui verba inheren seperti munuh 'membunuh'. Kausatif morfologis paling produktif. Temuan memperkaya tipologi Austronesia dengan nasalisme khas kontras sufiksasi -kan bahasa Indonesia, mendesak dokumentasi bahasa daerah di tengah ancaman kepunahan.
Copyrights © 2026