Perpustakaan masjid sebagai bagian dari perpustakaan khusus memiliki peran strategis dalam menyediakan literatur keagamaan yang dapat memenuhi kebutuhan pemustakanya. Pengembangan koleksi menjadi aktivitas krusial dalam perpustakaan untuk menyajikan informasi yang berkuaitas dan relevan bagi pemustaka. Salman Reading Corner (SRC) sebagai perpustakaan masjid di lingkungan Masjid Salman ITB menghadapi tantangan dalam pengembangan koleksi, khususnya terkait ketiadaan kebijakan seleksi tertulis dan standar pengelolaan koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola dan pemustaka, observasi langsung aktivitas perpustakaan, serta studi dokumentasi terhadap arsip dan catatan internal. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRC telah melaksanakan seluruh tahapan pengembangan koleksi. Analisis kebutuhan pemustaka dilakukan dengan pendekatan informal, seleksi melalui visi misi lembaga, background penulis, tahun terbit, pengadaan koleksi dari pembelian dan sumbangan, penyiangan secara konten dan fisik, dan evaluasi koleksi melalui data SLiMS. Pelaksanaannya masih belum terstrukur dan belum terintegrasi dalam kebijakan serta SOP tertulis yang baku. Pengembangan koleksi di SRC telah berorientasi pada kebutuhan pemustaka dan nilai institusi, tetapi masih memerlukan penguatan kebijakan dan standarisasi agar keberlanjutan dan relevansi koleksi dapat terjaga secara optimal.
Copyrights © 2026