Pasien dengan kondisi bed rest memiliki risiko tinggi mengalami pressure ulcer (dekubitus) akibat tekanan berkepanjangan pada area tubuh tertentu. Teknologi Smart Monitoring System (SMS) hadir sebagai inovasi dalam pemantauan posisi tubuh dan kondisi kulit pasien secara real-time untuk mencegah terjadinya luka tekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Smart Monitoring System terhadap pencegahan pressure ulcer pada pasien bed rest. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Populasi adalah pasien bed rest di ruang perawatan penyakit dalam RSUD X sebanyak 40 orang, yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi dengan Smart Monitoring System dan kelompok kontrol dengan perawatan konvensional. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kejadian pressure ulcer antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Penggunaan Smart Monitoring System mampu menurunkan tingkat risiko luka tekan hingga 70% dibandingkan metode konvensional. Smart Monitoring System terbukti efektif dalam mencegah pressure ulcer pada pasien bed rest melalui pemantauan posisi tubuh dan deteksi dini area berisiko.
Copyrights © 2026