PT Mega Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang memberikan layanan kredit kendaraan bermotor kepada konsumen. Dalam operasionalnya, perusahaan menghadapi permasalahan kredit bermasalah (Non-Performing Loan) yang cukup tinggi mencapai 15-20% dari total kredit yang disalurkan. Penagihan kredit bermasalah yang tidak terstruktur menyebabkan inefisiensi dalam proses collection dan berdampak pada cash flow perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan yang dapat menentukan prioritas penagihan kredit bermasalah menggunakan metode Analytical Network Process (ANP). Metode ANP dipilih karena mampu mengakomodasi hubungan ketergantungan antar kriteria dalam penentuan prioritas. Kriteria yang digunakan meliputi: profil nasabah (lama tunggakan, jumlah tunggakan, riwayat pembayaran), profil penjamin (status pekerjaan penjamin, penghasilan penjamin), dan kondisi aset (jenis kendaraan, tahun kendaraan, kondisi fisik). Perancangan sistem menggunakan pendekatan terstruktur dengan pemodelan UML meliputi use case diagram dan class diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ANP dapat menghasilkan ranking prioritas penagihan yang objektif dengan nilai konsistensi rasio ≤ 0,1. Sistem yang dirancang diharapkan dapat membantu tim collection dalam menentukan skala prioritas penagihan sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses collection.
Copyrights © 2026