Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran pemerintah daerah terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan yaitu data panel dari 30 kabupaten/kota periode 2022 – 2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), yang ditentukan berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran pemerintah daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Artinya, peningkatan alokasi anggaran pemerintah daerah dapat menurunkan kemiskinan di tingkat kabupaten/kota. Nilai R² sebesar 85,89% mengindikasikan variasi tingkat kemiskinan dijelaskan secara kuat oleh anggaran pemrintah daerah. Hasil ini memperkuat Teori Desentralisasi Fiskal serta memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan fiskal yang lebih inklusif dan berbasis wilayah
Copyrights © 2026