Penelitian ini membahas interkoneksi antara penggunaan media konkret dan model pembelajaran Applied Behavior Analysis (ABA) dalam proses pendidikan bagi santri autis di Pondok Pesantren Roudlotul Nasyiin Ash-Shiddiqiyyah Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Rembang. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa santri autis menghadapi sejumlah hambatan, seperti tantrum, kesulitan memahami informasi, emosi yang tidak stabil, serta keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret memiliki peran penting dalam membantu santri autis memahami konsep dengan lebih mudah melalui pengalaman langsung dan meningkatkan fokus. Sementara itu, model ABA membantu penguatan perilaku, pembiasaan ibadah, peningkatan kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi. Interkoneksi keduanya menciptakan proses pembelajaran yang sistematis, dan humanis, yang relevan dengan kultur pembelajaran pesantren. Sinergi media konkret dan model ABA tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga membentuk integritas, kemandirian, dan perilaku religius santri autis. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut dapat menjadi model pembelajaran inklusif yang efektif di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026