Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menilai Kelayakan Potensi Objek wisata Puncak Tatahe, Puncak Sungai Botuang danPanorama Sapan Badak berdasarkan 3 Aspek Aktraksi, Aksesibilitas dan Amenitas 2) Menganalisis Objek Wisataberdasarkan hasil Analisis View Shed dan Analisis Rute.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatifdengan pendekatan analisis spasial menggunakan ArcGIS 10.8. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan,dokumentasi, titik koordinat, serta data sekunder seperti DEMNAS, citra Landsat 8, dan jaringan jalan. Teknik analisisdata dilakukan melalui proses skoring ADO–ODTWA, perhitungan indeks kelayakan, serta analisis spasial berupaviewshed dan network analysis untuk menilai jangkauan pandang dan efektivitas rute. Hasil penelitian menunjukkan bahwaketiga objek wisata memiliki potensi lanskap yang menarik, namun secara umum masih berada pada kategori belum layakdikembangkan pada aspek atraksi. Panorama Sapan Badak memperoleh nilai atraksi 55,56%, sementara Puncak SungaiBotuang dan Puncak Tatahe masing-masing 58,33%. Aspek aksesibilitas pada seluruh objek wisata berada pada kategorilayak dengan nilai 75%, meskipun kondisi jalan pada dua di antaranya masih memerlukan perbaikan. Aspek amenitasmenunjukkan hasil 100% untuk semua objek, yang berarti fasilitas pendukung dalam radius 10 km tergolong sangatmemadai. Analisis viewshed menunjukkan bahwa Puncak Sungai Botuang memiliki cakupan pandang terluas, sedangkanPuncak Tatahe mengalami hambatan visual. Sementara itu, analisis rute menunjukkan konektivitas antarobjek wisata cukupbaik dengan jarak sekitar 4,6 km.
Copyrights © 2026