Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan yang kurangsehat, termasuk dalam hal perilaku seksual. Kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksidapat meningkatkan risiko perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untukmemberikan pemahaman yang tepat kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi, dampaknegatif dari perilaku seksual beresiko, serta pentingnya menjaga organ reproduksi sejak dini.Edukasi diberikan melalui metode ceramah dengan bantuan media poster dan leaflet kepada 30remaja di wilayah Gang Makam, Kota Bogor. Sebelum penyuluhan, dilakukan pre-test untukmengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya 26,7%responden berada pada kategori pengetahuan baik, sementara 73,3% lainnya masih tergolongkurang. Setelah edukasi diberikan, dilakukan post- test dan terjadi peningkatan signifikan, di mana83,3% peserta menunjukkan pengetahuan yang baik. Analisis data menggunakan uji Tberpasangan menunjukkan nilai t = -4,011 dengan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan terdapatperbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah edukasi. Dapat disimpulkan bahwakegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Olehkarena itu, disarankan agar program edukasi seperti ini dilaksanakan secara berkala, denganpendekatan yang lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan remaja saat ini.
Copyrights © 2025