Penerapan Building Information Modeling (BIM) telah menjadi pendekatan penting dalam industri konstruksi untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi perencanaan serta manajemen proyek. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil perhitungan volume struktur beton menggunakan dua perangkat lunak berbasis BIM, yaitu Revit dan Cubicost TAS. Fokus penelitian pada perbandingan Quantity Take Off (QTO) elemen struktur utama seperti kolom, balok, pelat lantai, dan dinding geser pada proyek Data Center. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif kuantitatif melalui pemodelan 3D dan perhitungan volume dengan Revit dan Cubicost TAS. Data diperoleh dari proyek aktual, kemudian hasil perhitungan dibandingkan untuk mengidentifikasi deviasi serta faktor penyebabnya, meliputi pendekatan pemodelan, pengaturan deduksi volume, dan kesalahan manusia. Hasil menunjukkan deviasi perhitungan antara kedua perangkat lunak, dengan selisih terbesar pada elemen balok sebesar 1,69%. Secara keseluruhan, Cubicost memberikan hasil lebih akurat berkat fitur deduksi otomatis dan pengurangan kesalahan input, sedangkan Revit unggul dalam visualisasi dan koordinasi model BIM. Dengan demikian, kombinasi keduanya direkomendasikan untuk menghasilkan estimasi volume yang efisien dan akurat pada pekerjaan struktur beton.
Copyrights © 2025