Jurnal Ilmiah Ecosystem
Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025

Pengaruh Limbah Nikel (Slag) Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Fc’ 20 Mpa

Cendrasari, Andi Utin (Unknown)
Sudirman, Sudirman (Unknown)
Indrajaya, Indrajaya (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah nikel (slag) sebagai bahan pengganti agregat halus pada kuat tekan beton. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Eksperimen yang dilakukan adalah penggunaan limbah nikel (slag) sebagai pengganti agregat halus dalam campuran beton. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm yang diuji pada umur 7 dan 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian, nilai kuat tekan beton tanpa slag nikel (beton normal) pada umur 7 hari sebesar 20,16 Mpa, sedangkan kuat tekan beton menggunakan slag nikel dengan umur yang sama sebesar 20,36 Mpa. Adapun pada umur 28 hari, nilai kuat tekan beton tanpa slag nikel (beton normal) sebesar 20,25 Mpa sedangkan nilai kuat tekan beton menggunakan slag nikel sebesar 20,78 Mpa. Berdasarkan hasil uji kuat tekan ini, terjadi peningkatan kuat tekan dari beton tanpa slag nikel (beton normal) ke beton yang menggunakan slag nikel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa slag nikel dapat dijadikan alternatif sebagai bahan pengganti agregat halus untuk meningkatkan kuat tekan beton. This study aims to determine the effect of nickel waste (slag) as a substitute for fine aggregate on the compressive strength of concrete. The research method used was quantitative, using experimental methods. The experiment involved the use of nickel waste (slag) as a substitute for fine aggregate in concrete mixes. This study used cylindrical specimens with a diameter of 10 cm and a height of 20 cm, tested at 7 and 28 days. The results showed that the compressive strength of concrete without nickel slag (normal concrete) at 7 days was 20.16 MPa, while the compressive strength of concrete using nickel slag at the same age was 20.36 MPa. At 28 days, the compressive strength of concrete without nickel slag (normal concrete) was 20.25 MPa, while the compressive strength of concrete using nickel slag was 20.78 MPa. The results of this compressive strength test indicate an increase in compressive strength from concrete without nickel slag (normal concrete) to concrete using nickel slag. Therefore, it can be concluded that nickel slag can be used as an alternative material to replace fine aggregate to increase the compressive strength of concrete.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

eco

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Ilmiah Ecosystem merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki ISSN 1411-3597 (print) dan ISSN 2527-7286 (online) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Bosowa Jurnal Ilmiah Ecosystem menerbitkan artikel yang pada bidang ekonomi, ...