Rendahnya minat Generasi Z terhadap sektor pertanian menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan ketahanan pangan nasional, khususnya pada wilayah pertanian lahan terasiring yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi alat dan mesin pertanian (alsintan) portabel multifungsi yang sesuai dengan karakteristik lahan terasiring serta mampu meningkatkan efisiensi kerja dan ketertarikan generasi muda pada sektor pertanian. Metode yang digunakan adalah metode rasional kreatif dengan pendekatan SCAMPER yang meliputi tahapan clarifying objectives, establishing function, setting requirements, determining characteristics, dan product improvement. Data antropometri petani digunakan sebagai dasar perancangan untuk memastikan aspek ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alsintan portabel multifungsi dengan berat ±13,5 kg dan dimensi 59 × 40 × 40 cm mampu menjalankan fungsi penyiangan gulma, pemotongan padi, dan perontokan padi secara efektif. Penggunaan alsintan ini meningkatkan produktivitas kerja hingga 1,5–5 kali dibandingkan metode manual serta menurunkan tingkat kelelahan petani. Inovasi ini berpotensi menjadi solusi teknologi tepat guna untuk meningkatkan minat Generasi Z terhadap sektor pertanian di wilayah lahan terasiring.
Copyrights © 2025