Tanah lempung ekspansif di Kecamatan Lakarsantri, Surabaya Barat, memiliki potensi kembang–susut yang tinggi sehingga menyebabkan rendahnya daya dukung tanah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan kapur padam terhadap peningkatan nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah lempung ekspansif. Penelitian dilakukan pada dua titik lokasi penyelidikan, yaitu titik A dan titik B. Metode perbaikan tanah yang digunakan merupakan kombinasi stabilisasi kimiawi dan mekanis dengan variasi kadar kapur padam sebesar 4%, 8%, dan 12% dari berat kering tanah serta waktu pemeraman (curing time) selama 7, 14, dan 28 hari. Pengujian daya dukung tanah dilakukan melalui uji CBR laboratorium berdasarkan SNI 03-1744:2012. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi awal tanah pada kedua titik memiliki nilai batas cair (LL) lebih dari 50%, indeks plastisitas (IP) sebesar 20%, serta nilai CBR masing-masing sebesar 2,23% pada titik A dan 2,49% pada titik B. Penambahan kapur meningkatkan nilai CBR, namun menunjukkan respons yang berbeda pada setiap lokasi. Nilai CBR optimum pada titik A sebesar 8,79% diperoleh pada kadar kapur 12% dengan curing time 28 hari, sedangkan nilai CBR optimum pada titik B sebesar 6,43% diperoleh pada kadar kapur 4% dengan curing time 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas stabilisasi tanah menggunakan kapur sangat dipengaruhi oleh karakteristik tanah dan waktu pemeraman.
Copyrights © 2026