Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan kewirausahaan dan keinovatifan manajer operasional terhadap kinerja UMKM. Dengan populasi UMKM sektor olahan pangan di Kabupaten Bogor dan sampel 100 responden yaitu manajer operasional, penelitian ini menguji tiga variabel: orientasi kewirausahaan, keinovatifan, dan kinerja UMKM. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa orientasi kewirausahaan dan keinovatifan secara positif memengaruhi kinerja UMKM. Selain itu, keinovatifan juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap orientasi kewirausahaan. Keinovatifan juga berperan sebagai mediator antara orientasi kewirausahaan dan kinerja UMKM. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa keinovatifan bertindak sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan sebab-akibat antara orientasi kewirausahaan (variabel independen) dan kinerja UMKM (variabel dependen).
Copyrights © 2025