Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana stres di tempat kerja, komitmen terhadap organisasi, dan niat untuk keluar dari pekerjaan mempengaruhi kinerja karyawan Generasi Z yang berada di Jabodetabek. Latar belakang studi ini didorong oleh banyaknya individu dari Generasi Z yang kini bergabung dalam dunia kerja. Data diperoleh melalui kuesioner daring yang diisi oleh 161 responden dengan metode purposive sampling, dengan syarat responden adalah generasi Z yang bekerja di Jabodetabek. Untuk analisis, digunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak AMOS 24. Temuan pada penelitian berkesimpulan bahwa bahwa stres di tempat kerja dapat memberikan dampak yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan, yang menunjukkan bahwa jika stres dapat dikelola, itu dapat meningkatkan produktivitas. Di sisi lain, stres kerja juga berkontribusi pada niat untuk keluar dari pekerjaan, di mana karyawan yang mengalami stres tinggi cenderung ingin berpindah pekerjaan. Komitmen terhadap organisasi terbukti meningkatkan kinerja karyawan yang akhirnya dapat mengurangi niat untuk keluar perusahaan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa niat untuk keluar berperan sebagai mediator dalam hubungan antara stres kerja dan kinerja, serta antara komitmen terhadap organisasi dan kinerja karyawan. Selain itu, niat untuk keluar memiliki dampak langsung pada kinerja karyawan, sehingga meskipun mereka ingin meninggalkan perusahaan tapi tetap menunjukkan performa terbaiknya sebelum meninggalkan perusahaan.
Copyrights © 2025