Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pelayanan pastoral melalui pemanfaatan internet dan media online sebagai ruang baru dalam pendampingan iman, komunikasi gerejawi, dan pembinaan spiritual umat. Pemanfaatan teknologi digital menjadi relevan terutama dalam konteks perubahan sosial, mobilitas masyarakat, serta keterbatasan interaksi tatap muka yang menuntut gereja untuk hadir secara adaptif di ruang virtual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka yang mengeksplorasi literatur teologis, sosiologis, dan hasil penelitian terdahulu mengenai pelayanan pastoral digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media online dapat memperluas jangkauan pelayanan pastoral, memperkuat relasi antara gembala dan jemaat, serta menghadirkan ruang partisipatif bagi umat untuk berbagi pengalaman iman. Namun demikian, ditemukan pula tantangan seperti potensi penyalahgunaan media, lemahnya kualitas kedekatan emosional, dan kurangnya literasi digital di kalangan pelayan gereja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelayanan pastoral digital perlu dirancang dengan prinsip etis, penguatan interaksi personal, dan strategi pembinaan yang kreatif agar mampu menjawab kebutuhan spiritual jemaat di era digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan model pelayanan pastoral yang efektif dan relevan di tengah perkembangan teknologi komunikasi modern.
Copyrights © 2026