Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan implementasi pelayanan pastoral gereja kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Ratumbuysang dalam perspektif teologi praksis. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana gereja menghadirkan iman Kristen secara nyata melalui pendampingan rohani yang holistik, inklusif, dan kontekstual. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teologis dan praktis bagi gereja dalam mengembangkan pelayanan pastoral yang berpihak pada kelompok rentan serta memperkaya kajian teologi praksis dalam konteks kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan tenaga medis dan pihak yang terlibat dalam pendampingan pasien ODGJ di RSJ Ratumbuysang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pastoral berupa ibadah, doa, dan kehadiran gereja memberikan dampak positif terhadap penguatan batin, pemeliharaan iman, dan pengharapan pasien ODGJ. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan gereja, khususnya dari denominasi besar, masih belum konsisten dan berkelanjutan. Kesimpulannya, pelayanan pastoral kepada ODGJ perlu dipahami sebagai bagian integral dari misi gereja yang menuntut kehadiran nyata, empatik, dan berkesinambungan, sehingga gereja sungguh-sungguh menjadi sarana kasih Kristus yang memulihkan martabat dan menghadirkan pengharapan di tengah luka jiwa manusia.
Copyrights © 2026