Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi permainan Tali Merdeka sebagai media pengembangan motorik kasar anak sekolah dasar di SDI Beiposo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru PJOK, dan guru kelas, serta dokumentasi selama kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP 2). Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Tali Merdeka mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa melalui aktivitas melompat, berlari, menghindar, dan mengikuti gerak ritmis. Peningkatan terlihat pada aspek kekuatan otot kaki, keseimbangan, koordinasi mata-kaki, kelincahan, dan ketepatan gerakan. Selain itu, permainan ini juga memberikan dampak positif pada aspek sosial-emosional, seperti kerjasama, sportivitas, disiplin, percaya diri, dan keberanian mencoba tantangan baru. Faktor pendukung keberhasilan implementasi mencakup dukungan guru, area bermain yang memadai, motivasi siswa yang tinggi, serta alat permainan yang sederhana dan ekonomis. Adapun hambatan mencakup rasa takut siswa, perbedaan kemampuan motorik, dan kondisi cuaca. Secara keseluruhan, permainan Tali Merdeka terbukti menjadi media pembelajaran PJOK yang efektif, menyenangkan, dan relevan, serta layak dikembangkan dalam pembelajaran sekolah dasar sebagai sarana stimulasi motorik dan pembentukan karakter anak.
Copyrights © 2026