cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 65 Bangkinang Kota, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi
ISSN : -     EISSN : 30904366     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang terintegrasi, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Pengaruh Penggunaan Teknik Pemetaan Cerita Terhadap Pemahaman Membaca Siswa Terhadap Narasi Teks Di Sma Muhammadiyah Bangkinang Aini, Syarifa; Asilestari, Putri; Rianti, Wida
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i1.1

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilaksanakan pada siswa di SMA Muhammadyah Bangkinang Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh penggunaan teknik pemetaan cerita terhadap pemahaman membaca siswa terhadap narasi teks di sma muhammadyah bangkinang. Metodologi penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-test dan post test kuasi-eksperimental Populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 siswa dari total dua kelas. Sampel diperoleh dengan menggunakan purposive sampling yang menghasilkan dua kelas dengan jumlah 23 dan 19 siswa di tiap kelas Kedua kelas tersebut kemudian ditempatkan secara acak ke dalam kelas eksperimental dan kontrol Penelitian ini dilakukan dengan melaksanakan prosedur pemberian pre-test dan post-test. Pre test diberikan untuk melihat kemampuan dasar siswa dalam membaca sebelum penerapan metode Diskusi pemetaan cerita dilakukan. Posttest akan mengukur efektivitas penerapan metode Diskusi pemetaan cerita terhadap prestasi membaca siswa. Data dikumpulkan darı 30 item tes yang diuji kepada siswa sebelum dan sesudah penerapan metode Diskusi pemetaan cerita. Data dianalisis menggunakan program SPSS 22.0. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata tulas mahasiswa pada Pretest adalah 52.91 dan 58.84 pada Posttest Data analisis menunjukkan signifikansi (2-tailed) 0.004 <0.05 itu berarti Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan teknik pemetaan cerita terhadap pemahaman membaca siswa terhadap narasi teks di sma muhammadyah bangkinang.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Melalui Sistem Peer Tecahing pada Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan Kelas XI Multimedia SMK Negeri 4 Sarolangun Lahmudin, Lahmudin
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i1.2

Abstract

Guru secara tidak langsung dituntut harus dapat mengembangkan model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa berperan aktif dalam belajar. Namun pada kenyataannya dari hasil observasi dan wawancara yang penulis lakukan. Sistem penyampaian materi lebih banyak didominasi oleh guru, sehingga proses komunikasi hanya satu arah, dimana guru aktif menerangkan, memberi contoh, menyajikan soal, dan bertanya. Hal tersebut mengakibatkan siswa hanya duduk menerima secara pasif informasi pengetahuan yang di berikan guru dan keterampilan siswa cenderung diam, kurang berani bertanya dan menyatakan gagasan, sehingga hasil belajanya menjadi rendah
Perkembangan Pondok Pesantren Al-Karomah Aidarusy (2011-2022) Sasra Maiharja, Regi; Syahril, Syahril; Fajri, Suryadi
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Pondok Pesantren Al-Karomah Aidarusy selama periode 2011 hingga 2022. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional mengalami dinamika perubahan yang mencakup aspek fisik, kurikulum, sosial, dan peran dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kurun satu dekade, Pondok Pesantren Al-Karomah Aidarusy berhasil melakukan berbagai pembaruan, antara lain pembangunan infrastruktur yang lebih memadai, integrasi kurikulum diniyah dan formal, peningkatan kegiatan sosial keagamaan, serta inovasi dalam pengembangan program tahfidz dan bahasa. Meskipun menghadapi tantangan dalam hal pendanaan dan sumber daya manusia, pesantren ini mampu menjawab tuntutan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional Islam. Kesimpulannya, Pondok Pesantren Al-Karomah Aidarusy berhasil menjadi lembaga pendidikan yang adaptif dan relevan di tengah masyarakat modern.
Upaya meningkatkan aktivitas Belajar Peserta Didik Pada Bimbingan TIK Melalui Sistem Poin di Kelas X MIPA 1 SMAN 2 Koto Kampar Hulu Sutra, Rano
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui penerapan sistem poin di kelas X MIPA 1 SMAN 2 Koto Kampar hulu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan belajar siswa, dari 52% pada kondisi awal menjadi 82% pada akhir siklus II. Sistem poin terbukti efektif dalam memotivasi dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan bimbingan TIK. Dengan demikian, pendekatan ini dapat menjadi solusi praktis untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PKN Memakai Sistem Poin di Kelas XI.1 SMAN 1 Bangkinang Kota Dawati, Eni
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) melalui penerapan sistem poin di kelas XI.1 SMAN 1 Bangkinang Kota. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI.1. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas belajar, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II, dari 61% menjadi 84%. Dengan demikian, sistem poin dapat meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran PKN
Faktor-Faktor yang Menyebabkan Hipertensi pada Laki-Laki sari, aswira
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.6

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi di seluruh dunia, termasuk pada populasi laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki dewasa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 responden laki-laki usia 30–60 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama penyebab hipertensi pada laki-laki meliputi usia, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, obesitas, tingkat stres, dan riwayat keluarga. Disimpulkan bahwa gaya hidup tidak sehat menjadi penyumbang utama hipertensi pada laki-laki, sehingga intervensi preventif perlu difokuskan pada perubahan perilaku
Transformasi Inovasi Kurikulum Dalam Mengintegrasikan Pembelajaran di Madrasah Bahari, Denis; Khaudli, Muhammad Imam
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.7

Abstract

Penelitian ini menempatkan madrasah sebagai aktor aktif dalam transformasi pendidikan nasional, dengan pendekatan kurikulum yang kontekstual, adaptif, dan bernilai Islami, menuju pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara spiritual dan sosial. Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis inovasi kurikulum di madrasah dalam rangka menyongsong masa depan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Sumber informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum dan kesiswaan.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga metode utama, yaitu wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tiga tahap yaitu Tahap reduksi data, kurikulum di madrasah menjadi suatu kebutuhan mendesak. Inovasi ini harus berorientasi pada pengembangan kompetensi abad 21 tanpa menghilangkan kekhasan nilai-nilai keislaman. Dengan melakukan pembaruan kurikulum yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Peran Ulama Dalam Pengembangan Pemikiran Pendidikan Islam Dari Klasik Hingga Kontenporer Rozi, Muhammad Fahrur; Mustafidin, Ahmad; Hadi, Syaiful
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.8

Abstract

Pendidikan Islam telah menjadi bagian integral dari kehidupan umat Muslim sejak awal sejarah Islam. Ulama, sebagai penjaga tradisi dan pengetahuan, memiliki peran penting dalam pengembangan pemikiran pendidikan Islam. Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi ulama dari periode klasik hingga kontemporer, serta tantangan yang dihadapi dalam konteks pendidikan modern. Dengan menggunakan pendekatan historis dan analitis, penelitian ini menemukan bahwa ulama tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pemikir yang mampu mengadaptasi pendidikan Islam dengan tantangan zaman.
Konsep Ta'dib dalam Pemikiran Pendidikan Islam: Studi Atas Gagasan Syed Naquib Al-ATTAS Prasetiyo, Ihsan; mustafidin, Ahmad
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.9

Abstract

Artikel ini mengkaji secara mendalam konsep ta’dib dalam pemikiran pendidikan Islam yang dikembangkan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas, seorang pemikir Muslim kontemporer yang dikenal dengan gagasannya mengenai Islamisasi ilmu dan integrasi antara ilmu, akhlak, dan spiritualitas dalam pendidikan. Dalam konteks modern yang ditandai oleh krisis moral, disorientasi nilai, dan sekularisasi sistem pendidikan, konsep ta’dib menjadi tawaran alternatif penting dalam membangun paradigma pendidikan yang holistik dan transformatif. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini menelusuri akar konseptual ta’dib, menelaah perbedaannya dengan konsep pendidikan lain dalam Islam seperti ta'lim dan tarbiyah, serta mengeksplorasi aplikasinya dalam sistem pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam konteks Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa ta’dib bukan hanya proses pembelajaran, melainkan suatu pendekatan integral yang bertujuan membentuk insan adabi — manusia yang memahami dan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya secara proporsional dalam tatanan kosmik dan sosial. Artikel ini juga menyoroti elemen-elemen utama ta’dib, seperti integrasi ilmu dan adab, pentingnya peran pendidik sebagai teladan moral, dan upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang menumbuhkan kesadaran spiritual dan sosial. Relevansi ta’dib sangat signifikan dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan modern, termasuk di Indonesia, dengan menawarkan model pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga membina jiwa dan karakter peserta didik secara menyeluruh.
Mengurangi Tingkat Kebosanan Siswa Dalam Pembelajaran Dengan Menggunakan Pendekatan Ice Breaking Berbasis Game Di Kelas XDKV1 SMK Muhammadiyah 3 Weleri Ash-Shidiqoh, Luthfiah Imaroh
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jcermat.v1i2.11

Abstract

Ice Breaking merupakan sebuah kegiatan yang ditujukan untuk menghilangkan rasa jenuh di dalam kelas, salah satu media pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta menyenangkan untuk diterapkan oleh para guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ice breaking dalam mengurangi tingkat kebosanan siswa dalam pembelajaran. Para peserta didik seringkali mengalami kejenuhan saat pembelajaran, dikarenakan waktu pembelajaran yang lama serta metode pembelajaran yang cenderung masih menggunakan metode ceramah. Oleh karna itu, guru perlu mencari strategi agar dapat mengurangi tingkat kejenuhan peserta didik. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan metode ice breaking. Ice breaking adalah strategi yang digunakan untuk menghangatkan suasana agar tercipta kondisi yang lebih kondusif dalam kegiatan pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, ice breaking artinya suatu kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk mencairkan suasana yang menegangkan atau membosankan. Penggunaan variasi teknik dan metode yang beragam sangat diperlukan dalam pembelajaran saat ini.