Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program bimbingan belajar serta dampaknya dalam mengatasi kesulitan membaca dan menulis siswa kelas II di SDI Loboleke. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas II yang berjumlah 26 orang, dengan fokus utama pada siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, serta guru kelas II sebagai informan pendukung. Objek penelitian adalah program bimbingan belajar dan kemampuan literasi siswa yang mencakup aspek kelancaran membaca, pemahaman bacaan, serta kemampuan menulis kata dan kalimat sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung selama proses pembelajaran dan pelaksanaan bimbingan belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama pelaksanaan program bimbingan belajar, ditemukan adanya perubahan yang signifikan pada kemampuan literasi siswa, baik pada aspek membaca dan menulis. Dari total 26 siswa, sebanyak 18 siswa telah mampu mencapai literasi dasar, sedangkan 8 siswa masih belum sepenuhnya mampu mencapai literasi dasar dan memerlukan pendampingan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026