Kanker payudara merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kematian dan kesakitan perempuan di Indonesia. Optimalisasi keterampilan deteksi dini menjadi opsi penting untuk mencegah peningkatan angka tersebut yang dapat dilakukan dengan pemberian edukasi melalui beberapa metode, salah satunya demonstrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Metode penelitian menggunakan pre-experimental one group pretest and posttest design. Sampel dalam penelitian ini 33 siswi yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Mei 2025 di SMA Negeri 1 Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Instrumen penelitian berupa check list keterampilan SADARI yang valid dan reliabel. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan skor keterampilan dari mean 54,55 menjadi 74,55. Nilai signifikan ( p-value) 0,00 (p<0,05) bermakna terdapat perbedaan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Pemberian edukasi dengan metode demonstrasi dapat diterapkan secara konsisten dalam teknik pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2025