Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABIANSEMAL I KABUPATEN BADUNG TAHUN 2018 Ida Ayu Made Bintang Rusmini; Sagung Agung Putri Dwiastuti; Ida Ayu Dewi Kumala Ratih; Regina Tedjasulaksana
Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal) Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.162 KB) | DOI: 10.33992/jkg.v7i2.1262

Abstract

Posyandu cadre were volunteers that assist the running of health services in Posyandu activities, should have knowledge and skills about the maintenance of oral health, so as to provide information about oral health to the community through posyandu activities. The purpose of this study is to know the level of oral health knowledge of Posyanducadre in Health Centre Abiansemal I of Badung Regency in 2018. This Descriptive study used total population as much as 165 cadre. Based on the study that the 89,32 % of cadre with the excellent of knowledge criteria, 8,73% with good criteria and 1,94 % cadre with enough. Avaragelevel of kwowledge of posyanducadreis 90,14% with education level of elementary school is 1 person,junior high school level 19 person,senior high school level 72 person,diploma level 4 person and bachelor degree 7 person. The conclusions of this study are Posyandu cadre in healtcentreAbiansemal I most have
Description of Parenting Patterns and Sanitation Hygiene in Families with Stunted Infants in Selemadeg Barat, Selemadeg, and Selemadeg Timur Ni Made Sri Dwi Indrawati; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi; Regina Tedjasulaksana
JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Kebidanan Kestra (JKK)
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkk.v7i1.2224

Abstract

Stunting is the impaired growth and development of children due to chronic malnutrition and repeated infections, characterized by below-standard length or height. The prevalence rate of stunting in Tabanan Regency in 2022 is 8.2%. The purpose of the study in general was to determine the description of parenting patterns and sanitation hygiene in families with stunted children in West Selemadeg, Selemadeg, and East Selemadeg sub-districts. This study is a descriptive study, the sampling technique was carried out by the total sampling method with a research instrument in the form of a questionnaire. Data analysis used in this study was univariate analysis. The results showed that the category of good parenting was 31% and poor parenting was 69%. Hygiene sanitation of stunted baduta is entirely in the good category. The conclusion of this research is that parenting patterns are in the poor category and sanitation hygiene is in the good categori. The suggestion from this research is to examine further the factors related to parenting pattern for toddlers and as a study for an initial survey before providing PMT subsidies. The care provided by baduta mothers should be paid attention and increase the need for food for infants that contains adequate consumption of nutrients with a composition that is in accordance with the Nutrition Adequacy Rate (AKG). Monitor growth and development since the baby is in the womb regularly so that it grows optimally.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DENGAN KETERLAMBATAN KEMAMPUAN BICARA DAN BAHASA Ni Nyoman Ernayathi Tryastuthi; Ni Made Dwi Purnamayanti; Regina Tedjasulaksana
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidkan Dasar Rare Pustaka
Publisher : ITP Markandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/rarepustaka.v7i1.350

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih, media komunikasi pun semakin beragam, salah satunya yaitu dengan penggunaan gadget Dampak penggunaan gadget pada anak usia dini sangatlah banyak, salah satunya yaitu dapat berdampak terhadap kemampuan bicara dan bahasa pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penggunaan gadget pada anak usia dini serta menganalisis hubungan penggunaan gadget pada anak usia dini dengan keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah anak dengan usia 1 – 3 tahun yang berjumlah 76 anak dengan teknik sampling purposive sampling. Penelitian dilakukan sejak bulan April sampai Mei 2025 di wilayah kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden anak usia dini mengalami keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa, yaitu sebanyak 61 responden (80,3%). Dari hasil analisis data menunjukkan p-value 0.000 < 0.05 artinya terdapat hubungan penggunaan gadget pada anak usia dini dengan keterlambatan kemampuan bicara dan bahasa di wilayah kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Orang tua diharapkan dapat mengurangi dan memantau penggunaan gadget pada anak sehingga anak usia dini tidak mengalami keterlambatan kemampuan bicara bahasa yang dipicu oleh penggunaan gadget yang berlebihan.
Perbedaan Keterampilan Sebelum dan Sesudah Diberikan Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri Dengan Metode Demonstrasi Ni Kadek Meriyanti; Ni Komang Erny Astitia; Listina Ade Widya Ningtyas; Regina Tedjasulaksana; Ni Wayan Armini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1196

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka kematian dan kesakitan perempuan di Indonesia. Optimalisasi keterampilan deteksi dini menjadi opsi penting untuk mencegah peningkatan angka tersebut yang dapat dilakukan dengan pemberian edukasi melalui beberapa metode, salah satunya demonstrasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Metode penelitian menggunakan pre-experimental one group pretest and posttest design. Sampel dalam penelitian ini 33 siswi yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan Bulan Mei 2025 di SMA Negeri 1 Nusa Penida Kabupaten Klungkung. Instrumen penelitian berupa check list keterampilan SADARI yang valid dan reliabel. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan skor keterampilan dari mean  54,55 menjadi 74,55. Nilai signifikan ( p-value) 0,00 (p<0,05) bermakna terdapat perbedaan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan metode demonstrasi terhadap remaja putri. Pemberian edukasi dengan metode demonstrasi dapat diterapkan secara konsisten dalam teknik pembelajaran di sekolah.
HUBUNGAN PEMANFAATAN BUKU KIA DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DAN PERSALINAN Ni Luh Putu Trisnawati; Regina Tedjasulaksana; I Gusti Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i01.322

Abstract

Derajat kesehatan sangat penting dalam menggambarkan profil kesehatan masyarakat di suatu daerah. AKI di Provinsi Bali pada tahun 2022 adalah 110 per 100.000 KH dengan kasus tertinggi terdapat di Kota Denpasar yaitu 18 kasus. Pemanfaatan buku KIA sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu terhadap tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu trimester III tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan di UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Denpasar Barat. Penelitian analitik korelasional ini dilakukan pada bulan Maret-April 2024 dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang berjumlah 45 orang dengan consecutive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pemanfaatan dan kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat mengunakan uji korelasi gamma dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan dengan p value = 0,007 dan koefisien korelasi 0,675. Petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan KIE tentang pentingnya pemanfaatan buku KIA. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat menggali lebih mendalam hubungan pemanfaatan buku KIA dengan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang tanda bahaya kehamilan dan persalinan dengan metode kualitatif.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT IBU HAMIL DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM PASCASALIN DI KECAMATAN KUTA SELATAN TAHUN 2024 Ni ketut Sri Andayani; Regina Tedjasulaksana; Ni Luh Putu Sri Erawati
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3926

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan metode kontrasepsi yang umum direkomendasikan. Fase pascasalin merupakan salah satu momen penting untuk pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Rendahnya minat ibu dalam melakukan pemasangan AKDR pascasalin dipengaruhi oleh berbagai determinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat ibu hamil dalam memilih AKDR pascasalin. Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan melibatkan ibu hamil pada Februari-Maret 2024. Data diukur dengan kuesioner, meliputi minat menggunakan AKDR dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah kehamilan, anak hidup, dan kunjungan antenatal, tingkat pengetahuan tentang AKDR, dukungan suami, status ekonomi dan agama. Analisis univariat dilakukan dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Sebanyak 71 ibu hamil direkrut dalam penelitian, dengan median usia 27 tahun. Proporsi ibu yang berminat menggunakan AKDR secara keseluruhan relatif rendah. Karakteristik ibu yang paling banyak berminat menggunakan AKDR meliputi: pendidikan sekolah menengah atas (23,8%), pekerjaan lain-lain (33,3%), jumlah anak hidup >2 orang (29,2%), primi gravida (28,6%), kunjungan ANC ≥6 kali (50%), pendapatan total keluarga di bawah upah minimum regional (21,7%), beragama hindu (27,6%), berpengetahuan baik tentang AKDR (42,1%), dan mendapat dukungan suami (30,8%). Penelitian skala besar lebih lanjut untuk mengevaluasi hubungan faktor-faktor tersebut dengan minat ibu menggunakan AKDR masih diperlukan.