Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Di Indonesia, prevalensi stroke cukup tinggi, dengan angka yang mencolok di Provinsi Lampung. Rehabilitasi pasca-stroke memerlukan pendekatan komprehensif yang tidak hanya melibatkan intervensi medis, tetapi juga dukungan keluarga yang sangat penting dalam proses pemulihan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan keluarga dalam meningkatkan keberhasilan rehabilitasi pasien pasca-stroke di RSUD Pringsewu. Program pengabdian ini melibatkan edukasi dan pelatihan kepada keluarga pasien untuk meningkatkan pemahaman mereka mengenai pentingnya dukungan dalam rehabilitasi, baik secara fisik, emosional, maupun informasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 85% keluarga merasa lebih siap dan paham mengenai peran mereka dalam rehabilitasi. Pelatihan yang diberikan juga berdampak positif, dengan 78% keluarga lebih rutin melakukan latihan fisik bersama pasien. Selain itu, tingkat kepatuhan pasien terhadap rehabilitasi meningkat dari 50% menjadi 75% setelah keterlibatan aktif keluarga. Kualitas dukungan keluarga juga meningkat, dengan 90% keluarga merasa lebih siap memberikan dukungan yang efektif. Program ini membuktikan bahwa dukungan keluarga berperan besar dalam mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani rehabilitasi. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga dalam rehabilitasi pasca-stroke sangat penting untuk mencapai hasil pemulihan yang optimal.
Copyrights © 2025