Penelitian ini bertujuan untuk memahami pandangan guru dan kepala sekolah tentang penggunaan media pembelajaran interaktif serta peran media tersebut dalam meningkatkan efektivitas proses belajar di sekolah dasar di tengah era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SD Negeri 3 Waringin Sari Barat selama bulan September hingga November 2025. Data didapatkan melalui wawancara semi terstruktur dan pengamatan langsung terhadap informan yang terdiri dari kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara umum memiliki pandangan positif terhadap media pembelajaran interaktif karena dianggap mampu meningkatkan semangat belajar, partisipasi siswa, serta hasil belajar mereka. Namun, tingkat keberhasilan penerapan media ini masih bergantung pada kemampuan digital guru, kelengkapan alat dan fasilitas, serta dukungan kebijakan dari sekolah. Dukungan lembaga, kemampuan mendasar dalam menggunakan teknologi, serta kerja sama antar guru terbukti menjadi faktor penting dalam suksesnya inovasi pembelajaran berbasis media interaktif. Dengan demikian, penggunaan media interaktif tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan hasil belajar, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya belajar yang lebih kolaboratif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan yang berkelanjutan dan dukungan dari lembaga untuk memperkuat penggunaan pembelajaran berbasis media interaktif di sekolah dasar.
Copyrights © 2025