Permasalahan yang dihadapi oleh Klinik Pratama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Pringsewu adalah rendahnya efektivitas manajemen bangsal keperawatan yang berdampak pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan terkait manajemen bangsal untuk menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui in-house training, simulasi kasus, diskusi kelompok, dan workshop penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kegiatan ini juga disertai dengan pendampingan langsung untuk memastikan implementasi di lapangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan (25%), keterampilan pengorganisasian (25%), pengendalian (28%), penyusunan SOP (35%), dan kolaborasi tim (23%). Implikasi dari temuan ini adalah peningkatan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan penurunan kesalahan administratif di klinik. Kesimpulan utama adalah bahwa program ini efektif dalam meningkatkan manajemen bangsal keperawatan dan dapat dijadikan model untuk pengembangan di fasilitas kesehatan lainnya. Pengembangan lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan teknologi informasi guna mendukung manajemen yang lebih berbasis data dan meningkatkan pelayanan kesehatan di masa depan.
Copyrights © 2025