Tingginya kasus kekerasan anak di Yogyakarta, serta fakta pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) dan pubertas masih tabu, melatarbelakangi kegiatan ini. Analisis situasi di SD Muhammadiyah Karangkajen I dan II menunjukkan materi kespro, khususnya persiapan pubertas, belum disampaikan spesifik dan didukung media memadai. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai persiapan menghadapi pubertas. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Aula SD Muhammadiyah Karangkajen I dan II, dengan sasaran 112 siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah edukasi dua arah: ceramah interaktif, diskusi/tanya jawab dan brainstorming. Media yang digunakan adalah presentasi PowerPoint (PPT) yang dirancang menarik dan sesuai usia. Materi berfokus pada pengenalan pubertas, perubahan fisik, psikis, serta cara menjaga kebersihan organ reproduksi dan batasan diri. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sangat signifikan. Persentase siswa berkategori pengetahuan Baik meningkat dari 71% (pre-test) menjadi 88% (post-test). Secara kualitatif, siswa (putra maupun putri) antusias dan aktif berpartisipasi, terbukti dari banyaknya pertanyaan saat diskusi. Metode ceramah interaktif didukung media visual PPT terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa kelas V mengenai kespro dan pubertas. Tingginya partisipasi aktif menunjukkan topik ini sangat relevan bagi siswa, yang memiliki rasa ingin tahu besar namun sering ragu bertanya.
Copyrights © 2025