Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu ikan air tawar yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu masalah utama dalam budidaya ikan gabus adalah serangan ektoparasit. Ektoparasit merupakan kelompok parasit yang menempel pada bagian luar tubuh Ikan dan seringkali menyebabkan kerugian signifikan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perendaman ekstrak daun jambu biji, daun pepaya, daun mengkudu, dan daun sirih terhadap pengurangan jumlah ektoparasit pada ikan gabus. Penelitian menggunakan desain rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali pengulangan, yaitu; ekstrak daun jambu biji (P), ekstrak daun pepaya (Q), ekstrak daun mengkudu (R), dan ekstrak daun sirih (S). Perendaman dilakukan selama 20 hari menggunakan dosis ekstrak sebanyak 1 g/L. Pengamatan meliputi tingkat kelangsungan hidup, tingkat prevalensi, tingkat intensitas. Identifikasi ektoparasit dilakukan melalui ulas lendir (scraping metode) yang diamati di bawah mikroskop cahaya. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji menggunakan Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup tertinggi dicapai pada perlakuan daun pepaya (100%) dan terendah pada daun jambu biji serta mengkudu (86,6%). Ektoparasit yang ditemukan berasal dari genus Trichodina sp., prevalensi infeksi tertinggi terdapat pada perlakuan daun pepaya (89%), sedangkan terendah pada daun sirih (72%). Intensitas infeksi berkisar antara 1,4 sampai 2 individu/ekor. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,816 (>0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun pada dosis tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan jumlah ektoparasit pada ikan gabus.
Copyrights © 2025