Ikan patin ( Pangasius sp ) adalah salah satu komoditas perikanan air tawar unggulan dengan nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, baik di dalam maupun luar negeri. Keberhasilan budidaya ikan patin dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas pakan, kepadatan tebar, serta kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dua jenis pakan komersial (produk A dan B) terhadap hasil produksi dan kelangsungan hidup ikan patin di Jombang. Penelitian dilakukan pada enam kolam beton berukuran 410 m³ dengan metode deskriptif komparatif, menggunakan uji normalitas, dilanjutkan dengan uji paired sample t-test untuk hasil produksi, serta uji homogenitas dan ANOVA untuk kualitas udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan. Pakan produk B menghasilkan panen tertinggi (15,1 ton), tetapi disertai dengan bibit awal yang lebih besar dan padat tebar lebih tinggi. Sebaliknya, pakan produk A menunjukkan efisiensi pakan lebih baik dengan nilai FCR rendah (1,14–1,18) dan tingkat kelangsungan hidup (SR) lebih tinggi (66,2%–75%) dibandingkan produk B yang memiliki FCR tinggi (hingga 1,51) dan SR rendah (49,8%). Kualitas udara yang diukur menunjukkan suhu berkisar antara 29,8 – 30,3 °C, pH antara 6,9 – 7,2, dan DO antara 3,7 – 7,6 ppm.
Copyrights © 2025