Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GARAM Yektiningsih, Endang; Madyowati, Sri Oetami; Sugiarto, Sugiarto
Techno-Fish Vol 4, No 1 (2020): Techno-Fish
Publisher : Techno-Fish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.373 KB) | DOI: 10.25139/tf.v4i1.2788

Abstract

Potensi produksi garam dan permintaan akan garam di Jawa Timur cukup tinggi, sedangkan teknologi produksi petani garam rata-rata masih tradisional. Sebagian besar petani garam menggunakan teknologi tradisional, yang akibatnya adalah proses produksi membutuhkan waktu yang lama dan kualitas produk yang kurang bersih. Untuk mengatasinya, perlu digunakan teknologi yang lebih tinggi dan ditemukan strategi peningkatan kinerja anggota kelompok tani garam agar lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknologi yang diimplementasikan pada masing-masing kelompok tani dan menemukan strategi pemberdayaan kelompok tani garam dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksinya serta pengembangan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji efektivitas tiga teknologi yang diterapkan pada tiga kelompok petani garam. Teknologi yang diterapkan adalah (1) teknologi geomembrane, (2) teknologi buka-tutup manual, dan (3) teknologi buka-tutup otomatis. Analisis data dengan menggunakan metode deskriptif dengan membandingkan efektivitas ketiga teknologi dan untuk mendapatkan strategi pemberdayaan yang efektif digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas dan kualtas produksi garam pada setiap jenis teknologi meningkat dengan peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis teknologi yang diterapkan, serta meningkatnya kinerja anggota kelompok tani garam. Strategi pemberdayaan yang efektif untuk diterapkan adalah Strategi SO untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan manajerial kelompok tani. Kata kunci: Kelompok Tani, Garam, Strategi Pemberdayaan. 
EFEK EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) PADA PERTUMBUHAN BAKTERI (Edwardsiella tarda) YANG MENGINFEKSI IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias Gariepinus) SECARA IN VITRO Budiyanto, Didik; Madyowati, Sri Oetami; Rianingsih, Mertin
JHP17 (Jurnal Hasil Penelitian) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jhp17.v5i1.4175

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Konsentrasi Minimum Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Edwardsiella tarda Yang Menginfeksi Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) Secara In Vitro. Perlakuan penelitian konsentrasi minimum ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda yang menginfeksi ikan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) secara In Vitro adalah sebagai berikut: kontrol Positif 1 ml DMSO 10% (1 ml suspensi kuman), kontrol Negatif= 1 ml ekstrak daun kelordengan konsentrasi 100% + 1 ml DMSO 10%, perlakuan A. Konsentrasi 50 % (1 ml ekstrak daun kelor 100% + 1 ml DMSO 10% + 1 ml suspensi kuman), perlakuan B. Konsentrasi 40% (0.8 ml ekstrak daun kelor 100% +1.2 ml DMSO 10%  + 1 ml suspensi kuman), perlakuan C. Konsentrasi 30% (0.6 ml ekstrak daun kelor 100% + 1.4 ml DMSO 10%  + 1 ml suspensi kuman), perlakuan D. Konsentrasi 20% (0.4 ml ekstrak daun kelor 100% + 1.6 ml DMSO 10%  + 1 ml suspensi kuman) Hasil penelitian Konsentrasi Minimum Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri  Edwardsiella tarda yang Menginfeksi Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus)  Secara In Vitro dapat disimpulkan sebagai berikut: pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda yang di ambil dari ikan lele sangkuriang (Clarias Gariepinus),  konsentrasi ekstrak dau kelor (Moringa oleifera) 20 %, 30%, 40% dan 50% dapat menghambat bakteri Edwardsiella tarda., pada konsentrasi ekstrak dau kelor (Moringa oleifera) 10% bakteri Edwardsiella tarda  masih tumbuh dengan baik.Kata Kunci: Edwardsiella tarda, Moringa oleifera, Clarias gariepinus
DAYA HAMBAT AIR PERASAN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia S.) PADA PERTUMBUHAN BAKTERI Edwardsiella tarda DARI BENIH LELE DUMBO (Clarias gariepinus) SECARA IN VITRO Budiyanto, Didik; Madyowati, Sri Oetami; Lailiyah, Nur
JHP17 (Jurnal Hasil Penelitian) Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jhp17.v5i1.4176

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar daya hambat air perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) terhadap pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda yang diambil dari benih lele dumbo (Clarias gariepinus) secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 ulangan, 6 perlakuan dan 2 kontrol. Perlakuan yang digunakan adalah pemberian konsentrasi air perasan buah jeruk nipis yang berbeda yaitu Perlakuan A (15%), B (30%), C (45%), D (60%), E (75%), dan F (90%),  kemudian kontrol positif (Chloramphenicol) dan kontrol negatif (Aquades steril). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata diameter zona hambat tertinggi terdapat pada perlakuan F (dengan nilai rata-rata 17,25 mm) dan rata-rata diameter zona hambat terendah yaitu perlakuan A (dengan nilai rata-rata 1,125 mm). Hubungan antara pemberian air perasan buah jeruk nipis dalam menghambat pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda dengan rata-rata diameter zona hambat yang dihasilkan menunjukkan respon yang meningkat seiring dengan bertambahnya dosis. Berdasarkan uji Anova dan BNT menunjukkan bahwa air perasan buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) pada masing-masing perlakuan berpengaruh nyata terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda dengan F hit > F tabel pada taraf signifikan 5 % (2.77) maupun 1% (4.25).  Kata Kunci: Air perasan buah jeruk nipis, Edwardsiella tarda, Uji Daya Hambat
Potensi Kelimpahan Plankton Pada Budidaya Lele (Clarias Gariepinus) Kolam Terpal Dengan Teknologi Probiotik Saman’s Fish Madyowati, Sri Oetami
Techno-Fish Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v1i1.262

Abstract

ABSTRAK            Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan plankton pada budidaya lele (Clarias gariepinus) kolam terpal dengan teknologi probiotik Saman’s FishPelaksanaan penelitian menggunakan metode survey dan data sekunder sebagai pendukung.Metoda survey dengan cara pengambilan sampel plankton di lahan petani pembudidaya ikan Lele Kolam terpal di Kelompok Gotong Royong RT 04 RW V  Pakis Tirtosari, identifikasi dan pengamatan plankton di Laboratorium Biologi Fakultas Pertanian-Perikanan Universitas Dr. Soetomo.Proses pengambilan data primer meliputi pengambilan sampel plankton dengan plankton net no.24, identifikasi dan klasifikasi plankton, biodiversitas, kelimpahan plankton, pengukuran parameter kualitas air yaitu suhu, kecerahan, pH dan oksigen terlarut.Data sekunder diperoleh dari  wawancara dengan petani pembudidaya ikan Lele Kolam terpal di Kelompok Gotong Royong.Berdasarkan hasil pengamatan ditemukan 7 jenis plankton, 5 fitoplankton dari Chlorophyta yaitu Pediastrum sp= 1,5332.106 sel/liter.; Eudorina sp.= 9,5. 105 sel/liter; Ankistrodesmus sp. = 7,5. 105 sel/literdan Cyanophytayaitu Oscillatoria sp. = 2,9634. 105sel/liter; Merismopedia sp. =1,704. 105 sel/literserta 2 zooplankton yaitu Euchlanis dilatata= 5,5. 105 sel/liter; Asplanchna brightwelli= 5. 105 sel/liter.Hasil pengukuran parameter kualitas air yaituDO berkisar antara 5,93 – 6,26 ppm; pH antara 7 – 8; suhu antara 26 – 30oC; kecerahan antara 30 – 45 cm. Keywords : Clarias gariepinus, kolam terpal, fitoplankton, zooplankton.
PENGARUH PENAMBAHAN AIR PERASAN WORTEL (Daucus carota L) DALAM PAKAN TERHADAP PENINGKATAN WARNA PADA PEMBESARAN IKAN KOI (Cyprinus carpio koi) DI DESA GANDUSARI KECAMATAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR Maolana, Vandika; Madyowati, Sri Oetami; Hayati, Nurul
Techno-Fish Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v1i2.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan warna ikan koi (Cyprinus carpio koi) dengan pemberian pakan pellet yang sudah dicampurkan air perasan wortel (Daucus carrota L.). Penelitian ini telah dilakukan pada Bulan Agustus sampai Bulan September 2016 di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Mulya Desa Gandusari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan SPSS.Faktor yang diteliti adalah peningkatan warna ikan koi dengan menghitung nilai intensitas warna ikan koi, parameter kualitas air meliputi; Suhu, derajat kemasaman (pH) dan kandungan oksigen (DO). Pemberian ekstrak wortel dengan dosis berbeda yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil yang didapat dari analisa SPSS dengan angka koefisien korelasi pada 3 kali pengamatan berkisar antara 0.305-0.989 yang artinya pengaruh pemberian ekstrak wortel berpengaruh pada perubahan tingkat kecerahan pada warna tubuh ikan koi, keeratan hubungan semakin tinggi dengan bertambahnya dosis dan tingkat kecerahan warna tubuh ikan. Kata kunci: Cyprinus carpio koi, ekstrak wortel, kecerahan ikan
STRATEGI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI GARAM Yektiningsih, Endang; Madyowati, Sri Oetami; Sugiarto, Sugiarto
Techno-Fish Vol 4 No 1 (2020): Techno-Fish
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v4i1.2788

Abstract

Potensi produksi garam dan permintaan akan garam di Jawa Timur cukup tinggi, sedangkan teknologi produksi petani garam rata-rata masih tradisional. Sebagian besar petani garam menggunakan teknologi tradisional, yang akibatnya adalah proses produksi membutuhkan waktu yang lama dan kualitas produk yang kurang bersih. Untuk mengatasinya, perlu digunakan teknologi yang lebih tinggi dan ditemukan strategi peningkatan kinerja anggota kelompok tani garam agar lebih efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknologi yang diimplementasikan pada masing-masing kelompok tani dan menemukan strategi pemberdayaan kelompok tani garam dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas produksinya serta pengembangan usahanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji efektivitas tiga teknologi yang diterapkan pada tiga kelompok petani garam. Teknologi yang diterapkan adalah (1) teknologi geomembrane, (2) teknologi buka-tutup manual, dan (3) teknologi buka-tutup otomatis. Analisis data dengan menggunakan metode deskriptif dengan membandingkan efektivitas ketiga teknologi dan untuk mendapatkan strategi pemberdayaan yang efektif digunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuantitas dan kualtas produksi garam pada setiap jenis teknologi meningkat dengan peningkatan yang berbeda-beda untuk setiap jenis teknologi yang diterapkan, serta meningkatnya kinerja anggota kelompok tani garam. Strategi pemberdayaan yang efektif untuk diterapkan adalah Strategi SO untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan manajerial kelompok tani. Kata kunci: Kelompok Tani, Garam, Strategi Pemberdayaan. 
Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Sutra (Tubifex Sp.) dan Pakan Pelet terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Putri, Lutfiana Rahmawati; Madyowati, Sri Oetami; Muhajir, Muhajir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10613

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan cacing sutra Tubifex sp dan pakan pelet terhadap pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila serta untuk mengetahui persentase pemberian pakan cacing sutra dan pakan pelet yang optimal untuk pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai pedoman bagi para petani ikan nila pada umumnya terutama terkait dengan informasi tentang pemberian pakan alami cacing sutera (Tubifex sp) dan pakan pelet yang tepat untuk memacu pertumbuhan benih ikan nila. Metode dalam penelitian ini menggunakan eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan sebagai berikut : Perlakuan A pemberian 100% pakan pelet, perlakuan B pemberian 100% pakan Tubifex sp., perlakuan C pemberian 75% pelet dan 25% Tubifex sp., perlakuan D pemberian 50% pelet dan 50% Tubifex sp, serta perlakuan E pemberian 25% pelet dan 75% Tubifex sp. Pemberian jenis dan persentase pakan yang berbeda memberi respon yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak benih nila, dimana perlakuan B dengan pemberian pakan Tubifex sp. 100% memberi hasil tertinggi terhadap pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila, sebesar 2,39 gr. Data pengukuran parameter kualitas air selama penelitian diperoleh suhu berkisar antara 26,7 oC – 27,2 oC, pH berkisar antara 8,0 – 8,3 dan oksigen terlarut berkisar antara 4,2 – 7,1 ppm.
Penyuluhan Gizi Seimbang dan Olahan Pangan Lokal Pencegah Stunting Pada Ibu Paud Di Surabaya Handarini, Kejora; Madyowati, Sri Oetami
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.365 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16286

Abstract

Kondisi Stunting di Indonesia masih tinggi, nilainya mencapai 27,67 % di tahun 2019, dan masih berada di urutan keempat dunia serta urutan kedua di Asia Tenggara. Untuk menyelesaikan masalah stunting, sangat diperlukan peran perguruan tinggi, diantataranya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan pada Ibu-ibu orang tua anak yang sekolah di Pos Paud Terpadu (PPT) Cahaya Mentari yang berlokasi di Jl. Pakis Tirtosari RayaNo.72, RW.5, Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60256. Adapun tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan pada ibu-ibu tentang gizi seimbang pada balita untuk mencegah stunting serta pemberian menu olahan pangan yang menarik pada balita dengan memanfaatkan sumber protein pangan lokal seperti ikan lele dan patin. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) meningkatnya pengetahuan ibu-ibu Paud Dukuh Pakis Tirtosari tentang gizi seimbang pada balita serta olahan pangan menarik bergizi tinggi berbahan baku pangan lokal dalam usaha mencegah stunting (2) Pemberian buku saku gizi seimbang dan resep olahan yang dapat dijadikan panduan bagi ibu-ibu sehingga dapat meminimalisir kasus stunting. Para ibu-ibu peserta kegiatan pengabdian ini terlihat sangat antusias dan berdasarkan pretest dan post test yang dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan ibu-ibu tentang gizi seimbang balita, olahan pangan bergizi tinggi berbahan pangan lokal menunjukkan peningkatan.
Edukasi Lansia Sehat Waspada Covid 19 Melalui Pengaturan Pola Makanan Bergizi Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya Handarini, Kejora; Madyowati, Sri Oetami
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.074 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19467

Abstract

Masyarakat Lanjut usia (Lansia) adalah golongan usia yang beresiko tinggi terkena penyakit yang disebabkan virus Covid-19, karena biasanya masyarakat kelompok ini memiliki beberapa penyakit penyerta seperti diabetes melitus, hipertensi, obesitas, jantung. Banyak upaya yang dapat dilakukan agar lansia tetap sehat di masa pandemic covid seperti ini di antaranya adalah selalu memperhatikan protokol kesehatan, pola makanan yang bergizi dan seimbang, berjemur, menjaga kebahagiaan, dan berolahraga rutin. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sangat diperlukan peran perguruan tinggi, diantataranya melaksanakan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan pada lansia di Posyandu Lansia yang berlokasi di Jl. Pakis Tirtosari Raya 72, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Adapun tujuan kegiatan ini adalah mengedukasi para lansia mengenai pengaturan pola makan yang bergizi dan sehat yang cocok bagi lansia serta pemberian olahan pangan cocok untuk lansia berupa biskuit ikan tinggi protein. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 tahap yaitu: persiapan, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan pada ibu-ibu Lansia tentang makanan bergizi yang wajib dikonsumsi, olahan pangan yang mudah disediakan, serta biskuit ikan berprotein tinggi sebagai alternatif cemilan sehat. Para ibu Lansia ini terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dengan ditunjukkan melalui tanya jawab dan diskusi yang sangat interaktif, demikian juga peserta tetap ditempat sampai berakhirnya acara. Berdasarkan pretest dan post test menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dari para peserta.
PENGARUH PERASAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) UNTUK MENURUNKAN EKTOPARASIT lernaea sp. PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio koi) Setyorini, Indah; Madyowati, Sri Oetami; Agustini, Maria
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1393

Abstract

Salah satu tantangan dalam budidaya ikan koi yaitu adanya serangan, penyakit yang biasa menyerang ikan koi salah satunya adalah penyakit cacing jangkar. Penelitian ini diharapkan untuk mengetahui pengaruh perasan buah mengkudu terhadap Lernaea dan dosis optimal perasan buah mengkudu untuk melepaskan parasit Lernaea yang menginfeksi ikan koi. Metode penelitian adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam kelompok perlakuan dan empat ulangan, yaitu A (0%) sebagai kontrol, B (1%), C (2%), D (3%), E (4%), dan F (5%). Parameter utama yang diamati adalah lepasnya Lernaea yang menempel pada ikan koi setelah perendaman dengan perasan buah mengkudu. Analisis data menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Lernaea yang lepas pada perlakuan A (0%) dan B (1%) adalah 0% (tidak ada yang lepas), C (2%) dan D (3%) adalah 6,25% ( 1 Lernaea yang lepas), E (4%) adalah 12,5% ( dua Lernaea yang lepas) dan F (5%) adalah 18,75% ( tiga Lernaea yang lepas) terdapat pengaruh penggunaan dosis perasan buah mengkudu yang berbeda terhadap lepasnya Lernaea pada ikan koi. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh dosis yang optimal yaitu pada perlakuan F (5%). Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui konsentrasi ( dosis perasan buah mengkudu yang tepat ) dan lama waktu perendaman yang optimal buah mengkudu untuk menanggulangi Lernaea pada ikan koi.