Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh bentuk kolam terhadap hasil produksi udang vannamei (Litopenaeus vannamei) dalam sistem budidaya intensif. Enam kolam digunakan sebagai unit eksperimen, terdiri atas tiga kolam berbentuk persegi (C1, C2, C3) dan tiga kolam berbentuk bundar (C4, C5, C6), masing-masing dengan jumlah tebar 92.400 ekor dan MBW awal 0,018 gram. Parameter utama yang diamati meliputi biomassa awal, produksi akhir, dan rata-rata hasil panen. Hasil menunjukkan bahwa kolam berbentuk bundar menghasilkan produksi lebih tinggi dengan rata-rata 894 kg dibandingkan kolam persegi dengan rata-rata 758 kg. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji paired sample t-test mengindikasikan perbedaan signifikan antar bentuk kolam (p = 0,000). Keunggulan kolam bundar dikaitkan dengan sirkulasi air yang lebih merata, distribusi pakan yang efisien, dan pengelolaan limbah yang optimal. Temuan ini menegaskan bahwa desain kolam merupakan faktor krusial dalam peningkatan produktivitas udang vannamei.
Copyrights © 2025