Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan neurodevelopmental pada anak yang berdampak pada fungsi akademik, sosial, dan emosional, sehingga guru memiliki peran penting dalam deteksi dan penanganan di sekolah. Namun, alat ukur pengetahuan dan sikap guru yang sesuai dengan konteks sosial-budaya Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur pengetahuan dan sikap guru terhadap siswa dengan ADHD. Penelitian menggunakan desain exploratory sequential mixed method melalui wawancara dengan 7 guru dan 2 psikolog serta focus group discussion (FGD) dengan 41 guru. Analisis tematik menghasilkan empat aspek, yaitu pemahaman dan keyakinan kognitif, respon emosional, kendali dalam pengelolaan siswa ADHD, serta dukungan sosial dan lingkungan. Berdasarkan temuan tersebut disusun 45 item instrumen yang diuji validitas isinya melalui expert judgement oleh 12 ahli menggunakan koefisien Aiken’s V. Seluruh item menunjukkan validitas isi tinggi (V = 0,81–1,00). Penelitian ini menjadi dasar bagi uji empiris selanjutnya untuk memperoleh alat ukur pengetahuan dan sikap guru terhadap siswa dengan ADHD yang valid dan reliabel.
Copyrights © 2026