Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil beban kerja dan sistem distribusi tugas tenaga kesehatan di Puskesmas Korem Biak Utara, serta merancang solusi low-cost berbasis bukti yang feasible diimplementasikan dalam keterbatasan infrastruktur digital dan akses pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian tugas dilakukan secara fleksibel melalui pengarahan lisan dan rapat staf mingguan, tanpa adanya panduan tertulis atau sistem rotasi yang terstruktur. Hal ini menyebabkan tumpang tindih fungsi, beban kerja ganda, dan ketimpangan antarunit pelayanan. Evaluasi beban kerja belum dilakukan secara berkala dan formal. Sebagai luaran, penelitian ini menghasilkan rancangan solusi berupa formulir pembagian tugas harian dan SOP evaluasi beban kerja triwulanan, serta model pelatihan mikro internal antartenaga kesehatan. Solusi ini dirancang agar dapat dilaksanakan secara manual dan mandiri oleh pihak Puskesmas, tanpa ketergantungan pada sistem digital. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem kerja yang lebih adil, efisien, dan akuntabel dalam konteks pelayanan kesehatan primer di wilayah terpencil.
Copyrights © 2025