Phanera semibifida Roxb. var. semibifida merupakan tanaman liana yang berasal dari famili Leguminosae. Tanaman ini umum digunakan sebagai tanaman obat oleh berbagai suku bangsa di Kalimantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT), mengevaluasi aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), dan menilai potensi tabir surya secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji fitokimia menunjukkan bahwa baik ekstrak metanol kasar maupun fraksi etil asetat mengandung alkaloid, steroid, triterpenoid, fenolik, dan flavonoid. Fraksi n-heksana mengandung steroid dan triterpenoid. Fraksi air mengandung alkaloid, fenolik, dan flavonoid. Aktivitas antioksidan diamati dalam ekstrak metanol kasar, n-heksana, etil asetat, dan fraksi air dengan nilai IC₅₀ masing-masing 19,51; 105,08; 16,99 dan 137,30 mg/L. Aktivitas tabir surya ditentukan berdasarkan nilai SPF pada konsentrasi 25, 50, 100, 150, 200, dan 250 mg/L untuk ekstrak kasar, fraksi n-heksana, etil asetat, dan air, yang masing-masing berkisar antara 0,52–6,55, 0,63–6,91, 1,51–17,93, dan 0,23–3,01. Hasil ini menunjukkan potensi Phanera semibifida Roxb. var. semibifida sebagai kandidat alami dengan aktivitas antioksidan dan sifat pelindung matahari.
Copyrights © 2025