Bullying ialah suatu masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekolah dasar,tempat yang seharusnya aman dan nyaman bagi anak anak dalam proses belajar mereka.bullying di sekolah tidak bersinambungan dengan amanat Undang-Undangnomor 23Tahun 2002 tentang perlindungan anak,yang menyatakan bahwa setiap anak berhak untuk hidup,serta belajarsecara tenang,dan mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan deskriminasi.perilaku bullying tidak hanya menyentuh aspek fisik,namun lebih jauh membawa dampak signifikan terhadap kondisi psikologis anak, baik dalam jangka pendek maupun Panjang. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif menggunakan metode studi literatur,yang mengumpulkan berbagai sumber seperti artikel,jurnal ilmiah,,buku Pustaka,serta dokumen lainya guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai dampak psikologi bullying terhadap anak ditingkat sekolah dasar.hasil kajian menunjukan bahwa anak korban bullying kerap mengalami penurunan prestasi akademik,gangguan emosional seperti stress,kecemasan,sampai depresi,dan kehilangan rasa percaya diri.dalam jangka Panjang,bullying dapat menyebabkan trauma mendalam,gangguan mental seperti PTSD, gangguan makan,bahkan kecenderungan bunuh diripada masa dewasa.tidak hanya itu,pelaku bullying pun berpotensi tumbuh menjadi individu dengan perilaku menyimpamg jika tidak mendapatkan bimbingan dan penanganan yang tepat sejak dini.upaya kolektif sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran,mendorong empati,serta menyusun strategi pencegahan dan intervensi yang tepat dan berkelanjutan,dengan memahami dampak psikologis bullying secara mendalam,sekolah sebagai institusi pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam menjamin perlindungan anak sekaligus membangun ruang belajar yang mendukung tu,buh kembang mental serta emosional semua siswa.
Copyrights © 2025