Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat membaca siswa fase A di MI Al Muhajirien Jakapermai. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis implementasi metode read aloud dalam menumbuhkan minat membaca siswa fase A. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah delapan guru kelas fase A. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode read aloud telah terstruktur dan adaptif, didukung oleh kebijakan madrasah, program literasi terintegrasi, serta partisipasi orang tua. Dampak positif mencakup peningkatan antusiasme membaca, inisiatif membaca mandiri, interaksi dengan bahan bacaan, keaktifan selama sesi read aloud, dan ketahanan membaca yang lebih lama. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kurangnya fokus sebagian siswa akibat paparan gawai, dan pemahaman kosakata yang terbatas. Kelebihan metode read aloud terletak pada penciptaan suasana belajar hidup, peningkatan kosakata, pemahaman, serta pengembangan aspek kognitif dan afektif siswa. Kekurangannya adalah kebutuhan akan keterampilan guru yang tinggi dan ketersediaan buku yang sesuai. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pelatihan guru, integrasi program literasi yang konsisten, dan kolaborasi dengan orang tua.
Copyrights © 2025