Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deskriptif upaya guru dalam mengimplementasikan Project-Based Learning (PjBL) untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa di SDIT Utsman Bin Affan, Bekasi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap lima orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan tahapan PjBL (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi) secara sistematis dengan memilih tema kontekstual, berperan sebagai fasilitator aktif, dan menggunakan penilaian holistik. Keunggulan PjBL terlihat dalam peningkatan motivasi, kolaborasi, dan kemampuan analisis siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu, fasilitas, dan heterogenitas kemampuan siswa, yang diatasi melalui perencanaan matang, optimalisasi sumber daya, dan kolaborasi dengan pihak sekolah serta orang tua. Penelitian ini menyoroti novelty dalam integrasi nilai-nilai Islam dan prinsip Kurikulum Merdeka dalam praktik PjBL, serta menekankan peran guru sebagai desainer dan fasilitator pembelajaran kritis. Disimpulkan bahwa efektivitas PjBL sangat bergantung pada kreativitas guru dan dukungan sistemik dalam menciptakan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna.
Copyrights © 2025