Sebagai kondisi kronis yang prevalensinya tinggi, hipertensi tercatat sebagai penyebab utama kesakitan dan kematian terkait penyakit kardiovaskular. Pengelolaan tekanan darah yang optimal tidak hanya ditentukan oleh terapi medis, melainkan juga sangat bergantung pada kedisiplinan pasien dan peran pendukung dari tenaga keperawatan. Dalam konteks ini, pendekatan caring yang berlandaskan teori Swanson memiliki peran krusial dalam memperkuat hubungan terapeutik serta meningkatkan motivasi kepatuhan berobat pasien. Tujuan: Kajian literatur ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pendekatan caring berdasarkan teori Swanson dalam upaya meningkatkan kepatuhan serta capaian klinis pada pasien hipertensi.: Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan database Google Scholar dan model PICOT. Dari 75 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 11 artikel memenuhi syarat kelayakan untuk kemudian dianalisis secara komprehensif, dengan fokus pada variabel intervensi caring, tingkat kepatuhan, dan hasil pengukuran tekanan darah.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi caring oleh perawat—yang diwujudkan dalam bentuk edukasi kesehatan, dukungan interpersonal, dan pendekatan multifaset—efektif dalam meningkatkan kepatuhan farmakologis dan stabilitas tekanan darah..Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa integrasi pendekatan caring menurut teori Swanson memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perbaikan kepatuhan dan hasil terapi pasien hipertensi. Untuk itu, penelitian lanjutan berupa uji coba terkontrol dengan periode follow-up yang panjang sangat diperlukan guna mengevaluasi efektivitas intervensi ini secara lebih menyeluruh.
Copyrights © 2025