Luka bakar adalah cedera pada kulit atau jaringan akibat paparan panas, listrik, gesekan, atau bahan kimia yang berisiko menimbulkan morbiditas dan mortalitas tinggi. Kurangnya pengetahuan menyebabkan penanganan awal yang keliru, misalnya mengoleskan pasta gigi atau minyak pada area luka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama luka bakar melalui pendidikan kesehatan di SMK PGRI 2 Cimahi yang melibatkan 30 siswa. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, diskusi, dan demonstrasi, disertai pengisian kuesioner Google Form sebelum (pre‑test) dan sesudah (post‑test) kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan tingkat pengetahuan, dengan rata‑rata skor pre‑test 55,8 dan post‑test 86,5. Pendidikan kesehatan terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat pada luka bakar. Disarankan kegiatan serupa dilakukan secara berkala dan dikembangkan dalam bentuk program sekolah siaga luka bakar untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan keselamatan remaja di lingkungan pendidikan.
Copyrights © 2025