Civic responsibility merupakan salah satu tujuan penting dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) karena berkaitan dengan pembentukan warga negara yang bertanggung jawab, partisipatif, dan berkarakter demokratis. Namun, dalam praktik pembelajaran, penguatan civic responsibility sering kali belum terimplementasi secara optimal karena pembelajaran PKn masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan teoritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis konsep, dimensi, serta peran civic responsibility dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, serta mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang relevan untuk penguatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian teoretis (literature review) terhadap artikel jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan yang relevan dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir (2015–2025). Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi dan analisis tematik untuk mensintesis temuan-temuan utama dari literatur yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa civic responsibility mencakup dimensi tanggung jawab sosial, partisipasi kewarganegaraan, kepatuhan terhadap hukum dan norma, serta etika publik. Pembelajaran PKn yang kontekstual, partisipatif, dan didukung pemanfaatan media digital secara pedagogis memiliki potensi besar dalam memperkuat civic responsibility peserta didik. Kajian ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan pembelajaran dan penelitian lanjutan di bidang Pendidikan Kewarganegaraan.
Copyrights © 2024