Tantangan utama yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Patikraja adalah terbatasnya kemampuan dalam merancang strategi bisnis yang terstruktur dan terdokumentasi. Minimnya literasi manajerial dan belum digunakannya alat bantu visual seperti Business Model Canvas (BMC) menjadi hambatan dalam pengembangan usaha yang berorientasi jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas berpikir strategis pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan BMC. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dalam lima tahapan: sosialisasi, pemaparan konsep, praktik penyusunan, diskusi reflektif, dan evaluasi pembelajaran. Sebanyak 25 peserta anggota ASPIKMAS Patikraja mengikuti kegiatan dan berhasil menghasilkan dokumen BMC yang relevan dengan karakteristik usahanya. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test 56,4 meningkat menjadi 84,7 pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan kontekstual efektif dalam membangun literasi strategi bisnis, sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai katalis pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025