Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek (brand image) terhadap keputusan pembelian produk skincare lokal dan non-lokal di kalangan konsumen muda Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 24 responden berusia 18–28 tahun yang aktif menggunakan skincare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek memiliki peran dominan dalam membentuk persepsi dan keputusan pembelian konsumen. Skincare lokal dinilai semakin kompetitif melalui citra positif yang menonjolkan kualitas, keamanan, serta kesesuaian dengan karakter kulit tropis, sedangkan merek non-lokal tetap unggul pada reputasi dan nilai prestise. Selain itu, electronic word of mouth (e-WOM) dan pengaruh media sosial terbukti memperkuat kepercayaan konsumen terhadap merek tertentu. Keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti motivasi intrinsik (perawatan diri) dan ekstrinsik (pengakuan sosial), serta oleh strategi pemasaran yang membangun keterikatan emosional. Temuan ini menegaskan bahwa citra merek tidak hanya mencerminkan identitas produk, tetapi juga menjadi simbol nilai diri dan kepercayaan konsumen dalam konteks psikologi pembelian.
Copyrights © 2026