Artikel review ini mengkaji formulasi dan evaluasi sediaan kapsul yang menggunakan bahan aktif alami, dengan fokus khusus pada penggunaan laktosa sebagai bahan pengisi untuk meningkatan mutu dan stabilitas produk. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa laktosa berfungsi sebagai pengisi yang mampu memperbaiki sifat alir, keseragaman bobot, serta waktu hancur kapsul. Laktosa banyak digunakan karena sifatnya yang inert, mudah mengalir, dan dapat meningkatkan stabilitas formulasi. Melalui analisis 25 studi, ditemukan bahwa ekstrak bahan alam seperti curcuma, daun pepaya, sambung nyawa, jahe merah, hingga kulit nanas menunjukkan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan mutu kapsul keras, termasuk sudut diam < 35°, waktu hancur < 15 menit, dan keseragaman bobot yang stabil. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas kapsul meliputi kadar air, sudut istirahat, kompresibilitas, dan kemampuan disolusi. Dengan demikian, review ini menegaskan bahwa kapsul berbahan aktif alam dengan pengisi laktosa memiliki peluang besar sebagai alternatif terapi fitofarmaka yang stabil, aman, dan mudah dikembangkan meskipun diperlukan standarisasi lebih lanjut untuk meningkatkan konsistensi efektivitas.
Copyrights © 2026