Pepaya California merupakan hasil pemuliaan yang dilakukan oleh Pusat kajian Buah Tropika (PKBT)-IPB yang disebut IPB – 9. Pepaya California memiliki keunggulan antara lain, buahnya kecil dengan ukuran antara 0,8 – 2 kg/buah, halus dan mengkilat, buah matangnya berwarna kuning, rasanya manis, dan daging buahnya kenyal, sehingga buah pepaya ini sangat cocok diolah menjadi permen jelly. Pada PKM ini buah pepaya menjadi bahan baku utama dalam memproduksi permen jelly dengan menggunakan pewarna alami yaitu buah naga dan daun pandan. Tujuan PKM ini untuk meminimalisir kerugian yang diakibatkan oleh kerusakan hasil panen perkebunan buah pepaya yang dikelola oleh masyarakat pesawahan. Rancangan PKM ini dilakukan dengan melakukan observasi ke ladang perkebunan pepaya dan mengadakan pendampingan pembuatan permen jelly. Hasil PKM yang dilakukan menunjukkan, pemanfaatan buah pepaya yang tidak masuk kriteria penjualan bisa di olah menjadi sebuah produk,serta adanya produk bertujuan untuk mengembangkan produksi pepaya menjadi permen jelly, permen jelly yang menggunakan pewarna alami dengan buah naga sebagai warna merah, dan pandan sebagai warna hijau, metode PKM yang di gunakan adalah pendekatan aset based community development (ABCD) dengan mengembangkan aset atau sumber daya lokal yang di miliki masyarakat,salah satunya yaitu memproduksi pepeya menjadi permen jelly. Tahapan yang di gunakan dalam kegiatan ini ialah persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Mahasiswa berharap setelah kegiatan ini masyarakat bertambah wawasan dan keterampilan dalam memasarkan produk serta memproduksi sesuatu yang awalnya tidak layak di konsumsi dan di pasarkan menjadi sebuah produk yang bisa di kenal oleh masyarakat.
Copyrights © 2025