Bahasa Indonesia memiliki peranan penting dalam penyajian informasi akuntansi, terutama dalam pengaturan istilah akuntansi agar dapat dipahami secara jelas dan transparan oleh pengguna laporan keuangan. Banyak istilah akuntansi yang bersumber dari bahasa asing dan bersifat teknis, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan penafsiran apabila tidak disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran bahasa Indonesia dalam penataan istilah akuntansi serta implikasinya terhadap pemahaman dan transparansi informasi keuangan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis buku, standar akuntansi, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baku, konsisten, dan kontekstual mampu meningkatkan keterbacaan laporan keuangan, mempermudah pemahaman pengguna non-akuntan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas informasi keuangan. Namun demikian, penyesuaian istilah akuntansi tetap harus menjaga ketepatan makna teknis agar selaras dengan standar yang berlaku.
Copyrights © 2026