Artikel ini mengkaji bagaimana mahasiswa menerapkan aturan bahasa Indonesia saat menulis proposal bisnis sebagai bagian dari keterampilan akademik dan profesional mereka. Melalui analisis struktur bahasa, gaya penulisan, dan keselarasan dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman aturan bahasa penting untuk menciptakan proposal yang sistematis, jelas, dan meyakinkan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun banyak mahasiswa memahami kerangka proposal bisnis, masih terdapat kelemahan dalam ejaan, struktur kalimat, dan penggunaan kosakata yang tepat. Oleh karena itu, artikel ini menekankan perlunya memasukkan pelatihan keterampilan bahasa dalam kurikulum kewirausahaan untuk meningkatkan kualitas proposal bisnis mahasiswa, sehingga tidak hanya inovatif tetapi juga memenuhi persyaratan bahasa standar.
Copyrights © 2026